Tips Interview Kerja Yang Baik dan Benar

Pada setiap proses perekrutan karyawan pasti tidak lepas dengan yang namanya interview kerja atau sering disebut juga dengan wawancara kerja.Bahkan, beberapa orang menilai bahwa wawancara ini menakutkan disbanding dengan tes pengetahuan atau tes tulis karena pada tes ini semua apa yang kita pelajari dalam bangku sekolah tidak begitu membantu pada proses ini. Oleh karena itu, pada proses ini Anda akan bergantung pada diri Anda sendiri di terima atau tidak semua tergantung dari Jawaban Anda.

Namun jangan khawatir, kali ini Arsipu Word akan membagikan beberapa tips yang akan membantu Anda dalam menyiapkan diri sebelum melakukan interview/wawancara kerja.Tips ini bisa digunakan untuk Anda yang ingin mendapatkan pekerjaan  untuk Anda yang baru saja menyelesaikan pendidkan atau bagi Anda yang ingin mencari kerjaan di tempat baru.

1.Duduklah dengan tegak dan Santai

Sikap Dalam Interview

Sikap menjadi salah satu penilaian dalam kegiatan wawancara kerja.Untuk itu, janganlah tegang ketika Anda akan memulai sesi wawancara kerja.Duduklah secara tegak dan santai,posisi yang tegak dan santai menunjukkan bahwa Anda sudah siap dalam menerima atau menjalankan sesi wawancara ini.Jangan taruh  tangan Anda diatas meja, taruhlah kedua telapak tangan Anda diatas paha Anda. Ini akan membantu Anda agar tetap rileks dan tidak gugup sebelum memulai wawancara kerja.

2.Percaya Diri

percaya-diri

Percaya diri ini penting sekali ketika Anda melakukan sesi wawancara, terutama untuk Anda yang akan bekerja dengan berhubungan dengan banyak orang seperti sales,customer service dll. Kepercayaan diri ini menjadi hal yang sangat penting.Selain itu, percaya diri ini akan menunjukkan bahwa Anda sudah siap untuk menjalankan pekerjaan yang akan Anda kerjakan. Disamping itu, percaya diri juga membuat Anda menjadi tidak gugup, serta membuat nilai Anda di mata penilai menjadi baik karena orang yang percaya diri cenderung mudah menjawab pertanyaan dari penilai.

3.Jawablah Pertanyaan dengan sesuai dan tidak terlalu panjang

pertanyaan

Salah satu dari inti wawancara kerja yang sukses adalah suksesnya kita dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh penguji.Usahakan dalam menjawab jawablah dengan singkat dan jelas serta sesuai dengan pertanyaan yang diajukan dan jangan bertele-tele. Contohnya ketika penguji/penilai bertanya “Apa keahlian Anda?” jawablah dengan kemapuan Anda terhadap pekerjaan yang akan Anda kerjakan jangan menjelaskan hal-hal lain di luar dari pekerjaan yang sedang Anda lamar.

Jangan juga menjawab dengan jawaban yang keluar atau tidak nyambung dengan pertanyaan penilai, karena penilai akan menilai bahwa Anda ini adalah orang yang banyak alasan dan tidak konsisten.Maka dari itu, berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh penguji/penilai.

4.Usahakan Jangan menjawab “Tidak”

jangan-pernah-berkata-ridak

Dalam sesi wawancara, penilai akan banyak memberikan pertanyaan kepada Anda.Salah satu pertanyaan yang sering diajukan adalah pertanyaan yang jawabanya  ‘Ya’ atau ‘Tidak’ dan juga jawaban ‘Bisa’ atau ‘Tidak’. Contohnya pertanyaan “Apakah Anda menguasai pekerjaan ini?” Anda harus menjawab dengan jawaban ‘IYA’, itulah kenapa sebelum Anda melamar suatu pekerjaan Anda harus mengetahui dulu apa saja yang akan dikerjakan pada posisi yang Anda lamar sehingga Anda tidak akan kesulitan menjawab pertanyaan seperti ini.

Jika ternyata Anda belum menguasai pekerjaan yang sedang Anda lamar sekarang ini, tetap jawablah dengan jawaban ‘IYA’ namun berilah argumen yang bisa meyakinkan si penguji bahwa Anda memang bisa dan layak untuk mendapatkan posisi tersebut. Meskipun Anda belum menguasai pekerjaan yang akan Anda kerjakan, nanti seiring berjalanya waktu Anda akan terbiasa dan dipaksa untuk belajar terhadap pekerjaan Anda. Jadi jangan khawatir Anda tidak bisa mengerjakanya.

4.Berilah Alasan Yang Positif Tentang Diri Anda

keluar-dari-kerja

Pada beberapa kasus para penilai akan memberikan pertanyaan “Kenapa Anda keluar dari pekerjaan lama Anda? Jika Anda mendapatkan pertanyaan semacam ini jangan menjawab dengan alasan karena gaji kurang, melakukan kesalahan atau bahkan dikeluarkan.Berilah alasan yang positif semisal karena kontrak sudah habis, karena ingin dekat dengan rumah, karena perusahaan lama sudah tutup dll. Yang terpenting jangan menunjukkan bahwa Anda keluar dari perusahaan sebelumnya dengan alasan yang positif.

5.Mulai Gaji dari yang standar dulu.

Pertanyaan Gaji juga menjadi salah satu pertanyaan yang paling disorot dalam sesi wawancara kerja.Jika Anda mendapatkan pertanyaan seputar gaji, jawablah “sesuai dengan standar perusahaan dan pemerintah” .Namun jika Anda mempunyai referensi seputar gaji bidang yang akan dikerjakan, Anda juga bisa menjawab dengan gaji referensi tersebut namun diperhatikan jangan terlalu melebihi standar karena nanti akan Anda di cap terlalu menuntut.

Itulah beberapa tips dari Arsipu Word untuk Anda yang ingin melamar pekerjaan .Semoga dengan membaca artikel ini Anda bisa menyiapkan diri sebelum memulai wawancara dan kami doakan Anda cepat diterima di tempat kerja yang baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + 1 =